Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Wakil Italia Umumkan Skuad
Inter Milan, AS Roma dan AC Milan akan jadi wakil Seri A di Liga Champions musim ini. Ketiganya pun secara resmi mengumumkan skuad untuk kompetisi terelit di benua Eropa itu. Inter yang merupakan juara bertahan

INFOTAINMENT
Indahnya Tradisi Pulang Kampung...
Bagi pesinetron Happy Salma, tradisi mudik Lebaran merupakan fenomena yang unik karena dilakukan semua lapisan masyarakat di Indonesia.“Semuanya kumpul jadi satu, mau masyarakat kelas bawah hingga tingkat

DARI REDAKSI
Fajar akan Terbitkan Koran di Lutim
HARIAN Palopo Pos genap berusia 10 tahun, Rabu 17 Maret 2010, hari ini. Di usianya yang ke-10 itu, Palopo Pos tetap berkomitmen menjaga kebersamaan dengan pembaca. Dan yang tidak kalah pentingnya

Tasik Diminta Tindak Oknum Dewan
Tantangan Buat Badan Kehormatan...

DPD Tinjau Kelayakan Luwu Tengah
Kalau Ini, Tantangan Bagi Cakka-Siku...

BERITA UTAMA
Rabu, 10 Mar 2010, view 57 x
Umar S. Bakry: Publik Pantas Curigai KPK
Lima Indikasi Barter
JAKARTA -- Ada lima indikasi yang dapat mengarahkan publik pada dugaan bahwa telah terjadi proses barter kasus Bank Century. "Kita tidak tahu posisi kasus Bank Century sampai dimana sekarang. Selama tidak jelas posisinya di KPK, kita bisa menduga bahwa kasus tersebut dalam proses barter yang melibatkan KPK. Saya pesimis dengan penuntasannya," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, dalam sebuah dialog publik bertajuk "Menolak Intervensi Penguasa terhadap KPK di gedung YLBHI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (9/3).
Ray menyebut lima indikasi yang akan menguatkan kecurigaan adanya barter kasus. Pertama, bila DPR gagal membentuk tim pengawas penindaklanjutan kasus Bank Century. Kedua, kalau Sri Mulyani dan Boediono sampai hitungan bulan belum turun dari jabatan dan belum ada upaya DPR meningkatkan penyelesaian sampai menyatakan pendapat bahwa dugaan Boediono dan Sri Mulyani terlibat perlu dibawa ke Mahkamah Konstitusi.
Ketiga, hukuman pidana tidak sampai ke Sri Mulyani dan Boediono. Korban terbesar adalah jajaran Deputi Bank Indonesia untuk mengelabui masyarakat bahwa Centurygate berjalan. Keempat, tidak ada reshuffle kabinet setidaknya di tahun 2010. Kelima, akan muncul pengalihan isu seperti ketidakstabilan nasional dan kegagalan ekonomi.
Ditambahkan Ray, dua pimpinan KPK Bibit Samad dan Chandra Hamzah pernah menjadi korban dari kebijakan kekuasaan karena kasus yang mereka selidiki sangat sensitif. Tekanan-tekanan kepada KPK tidak hanya muncul dari eksekutif tapi juga dari parpol-parpol yang tidak memunculkan lagi kasus-kasus yang melibatkan elemen parpol. "Ini terlihat dari pernyataan Denny Indrayana bahwa ada upaya barter kasus," ucapnya.
Seperti diketahui, dalam sebuah kesempatan diskusi, Staf Ahli Presiden bidang hukum, Denny Indrayana, menyebut ada negosiasi partai koalisi dengan Partai Demokrat. Kaitannya dengan hukum dengan skandal Bank Century. Denny secara terang-terangan menyebut salah satu kasus yang menjadi bahan barter adalah kasus pengemplangan pajak Kaltim Prima Coal yang merupakan anak perusahaan Bumi Resources (perusahaan milik Bakrie Grup).

PANTAS CURIGA
Komisi Pemberantasan Korupsi mencuatkan kembali beberapa kasus lama yang melibatkan banyak petinggi partai politik. Kecurigaan masyarakat bahwa KPK sudah menjadi alat politik mendapat pembenaran.
Senin lalu, pada sidang perdana kasus gratifikasi yang menjadikan mantan anggota Dewan dari F-PDI Perjuangan Dudhie Makmun Murod tersangka, Jaksa Penuntut Umum pada KPK membongkar 19 nama mantan anggota Dewan dari F-PDI Perjuangan periode 1999-2004 lainnya yang menerima cek perjalanan lainnya saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda S Goeltom di tahun 2004.
Sebelumnya, KPK juga telah menetapkan Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Bachtiar Chamsyah, sebagai tersangka dalam dugaan koruysi proyek pengadaan sapi impor dan mesin jahit pada 2004. Sesudah itu, ada beberapa kasus dugaan korupsi lainnya yang melibatkan politisi Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera yang kini sedang disorot. Kasus-kasus lama ini dicuatkan di saat kasus Bank Century jadi fokus perhatian.
Apakah kasus-kasus ini sengaja diangkat sebagai alat tekan penguasa untuk menjinakkan partai-partai yang vokal menyuarakan penuntasan kasus Bank Century dan menuntut Boediono dan Sri Mulyani mundur? "Kalau kecurigaan wajar saja, orang bilang barter kasus. Kalau memang mau diangkat kenapa tidak dari dulu? Kedua, pembebasan Bibit Chandra oleh presiden itu bukan kejadian yang cuma-cuma kalau orang awam menduga akan ada barter juga. Publik pantas curiga," kata pengamat politik Umar S Bakry kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (9/3), kemarin.
Umar memahami KPK perlu berhati-hati sebelum memasukkan sebuah perkara korupsi ke pengadilan Tipikor dan menetapkan seseorang menjadi tersangka. palagi KPK tidak mengenal istilah penghentian penyidikan. "Masuk akal saja kalau alasan KPK, tapi banyak kasus yang lebih baru yang pantas masuk pengadilan tipikor. Lagipula ini semua diangkat berbarengan dengan kasus Century," terangnya.
Ia membaca tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPK kini sedang melemah pasca pasca terungkapnya kasus Bank Century. Ia juga mengatakan, bila memang benar terjadi upaya barter kasus dari penguasa yang terancam, biasanyan niat kotor malah membuat situasi semakin runyam. "Jelas-jelas tidak efektif. Mudah-mudahan tidak seperti itu, malah kontraproduktif. Malah semakin ramai nantinya," katanya.
(rm)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Pengelolaan RSBI Ditangani Pemprov
PALOPO --- Sistem penye-lenggaraan pengelolaan dan pembinaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) SMANET Palopo akan diserah terimakan dari Pemerintah Kota Palopo