Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Play Off Bola Diundur Lagi
BELOPA --- Panitia play off Pra Porda cabang olahraga (cabor) sepakbola yang sebelumnya menjadwalkan laga play off digelar pada bulan Januari ini, kembali molor hingga Februari nanti. Play off yang recananya diikuti oleh

INFOTAINMENT
Agnes Monica Resmi Dikontrak Label Internasional
Jakarta--- Setelah sekian lama, akhirnya Agnes Monica membuktikan ucapannya untuk benar- benar Go International. Hal itu dibuktikan dengan dikontraknya Agnes oleh label internasional. Kabar tersebut disampaikan

DARI REDAKSI
Sukses, Jalan Sehat Demi Indonesia dan Senam Dahlan Style di Palopo
Dua event yang digelar PALOPO POS pada 8-9 Juni 2013 akhir pekan kemarin, yakni Lomba Dance Gangnam Style serta Jalan Sehat Demi Indonesia & Senam Dahlan Style, berlangsung sukses dan meriah.

SKPD Minim PAD, Wali Kota Bilang Maaf Saja
Lebih-lebih Kalau Korupsi...

73 Ribu Kades Bisa Terjerat Korupsi
Maaf Saja...

MAKALE & RANTEPAO
Rabu, 24 Aug 2011, view 319 x
Dukcapil Gelar Nikah Massal
RANTEPAO-- Pemerintah kabupaten Toraja Utara melalui Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) menggelar acara nikah massal di beberapa wilayah kecamatan di Toraja Utara. Hal ini dilakukan menyusul minimnya jumla penduduk yang memiliki akte perkawinan.
Menurut data, hingga 31 Agustus 2010 yang lalu, baru sekitar 25% keluarga di Toraja Utara yang memiliki akte, selebihnya tidak melaporkan nomor aktenya pada saat dilakukan pemutahiran penduduk.
“Mungkin presentasenya bisa lebih besar dari itu seandainya saat kita melakukan pemutahiran data penduduk, mereka menyebut semua nomor akte perkawinannya,” jelas kepala Disdukcapil Toraja Utara, Boyke Patandianan kepada Palopo Pos, Selasa (23/8) kemarin.
Menurut Boyke, pihaknya sudah menggelar enam kali pernikahan massal di enam lokasi berbeda di Toraja Utara. Acara pernikahan massal itu biasa digelar bersamaan dengan upacara syukuran panen yang dilakukan warga masyarakat. Jumlah warga atau keluarga yang mengikuti acara nikah massal, kata Boyke, ternyata cukup tinggi, antara 20 hingga 70 keluarga.
“Yang paling banyak baru minggu yang lalu di lembang Saloso dengan jumlah pasangan yang mengikuti nikah massal sebanyak 70 pasangan,” jelas dia.
Menurut rencana, tanggal 25 Agustus mendatang, akan dilaksanakan lagi prosesi nikah massal di kelurahan Pangala kecamatan Rindingallo. Jumlah pasangan yang sudah mendaftar ke pemerintah kelurahan setempat sebanyak 59. “Biasanya akan lebih banyak dari itu. Dari pengalaman kita sebelumnya, ada yang terdaftar hanya 20 tetapi saat pelaksanaan membengkak menjadi 70 pasang,” kata Boyke.
Dijelaskan, minimnya keluarga yang memiliki akte pernikahan, disebabkan oleh kurangnya kesadaran warga untuk mencatatkan perkawinan mereka ke catatan sipil. Berikutnya, ada kebiasaan di Toraja yang hingga saat ini belum berubah, yakni dua orang warga sudah bisa disebut pasangan suami istri apabila sudah dilakukan pernikahan secara adat (ma’parampo). “Atau mereka hanya menikah di gereja tetapi tidak tercatat di catatan sipil,” jelas Boyke, yang mantan camat Sesean ini.
Untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya akte perkawinan, selain menggelar nikah massal, Disdukcapil juga menempuh cara lain, yakni semua kegiatan penduduk, seperti pebuatan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, atau akte kelahiran anak, harus disertai dengan nomor akte perkawinan.
“Dengan cara ini, kami yakin system adminsitrasi kependudukan dai kabupaten ini akan tersedia dengan baik sebelum pemberlakukan KTP elektronik (i-KTP) yang mulai diberlakukan tahun depan,” ujar Boyke. (mg3/ikh/d)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Ikut Kompetisi Tingkat Nasional
PALOPO---- Dua siswa SMANsa Palopo yang tampil pada English Competition Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Politekhnik Makassar, beberapa waktu lalu, lagi-lagi