Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Play Off Bola Diundur Lagi
BELOPA --- Panitia play off Pra Porda cabang olahraga (cabor) sepakbola yang sebelumnya menjadwalkan laga play off digelar pada bulan Januari ini, kembali molor hingga Februari nanti. Play off yang recananya diikuti oleh

INFOTAINMENT
Agnes Monica Resmi Dikontrak Label Internasional
Jakarta--- Setelah sekian lama, akhirnya Agnes Monica membuktikan ucapannya untuk benar- benar Go International. Hal itu dibuktikan dengan dikontraknya Agnes oleh label internasional. Kabar tersebut disampaikan

DARI REDAKSI
Sukses, Jalan Sehat Demi Indonesia dan Senam Dahlan Style di Palopo
Dua event yang digelar PALOPO POS pada 8-9 Juni 2013 akhir pekan kemarin, yakni Lomba Dance Gangnam Style serta Jalan Sehat Demi Indonesia & Senam Dahlan Style, berlangsung sukses dan meriah.

SKPD Minim PAD, Wali Kota Bilang Maaf Saja
Lebih-lebih Kalau Korupsi...

73 Ribu Kades Bisa Terjerat Korupsi
Maaf Saja...

BERITA UTAMA
Sabtu, 19 Nov 2011, view 334 x
Kapolres: Dijerat Pasal Pemalsuan Dokumen
32 Sekdes Jadi Tersangka
BELOPA-- Sehari setelah melakukan aksi demo di Kantor DPRD Luwu, sebanyak 32 sekretaris desa (sekdes) di Kabupaten Luwu ditetapkan jadi tersangka kasus pemalsuan dokumen. Mereka terindikasi kuat memalsukan dokumen untuk memenuhi persyaratan diangkat jadi CPNS melalui jalur Sekdes.
Sebelumnya, Polres Luwu telah melimpahkan berkas Kepala BPMD, Lukman dan seorang stafnya, Yusuf ke Kejaksaan Negeri Belopa. Keduanya diduga terlibat pemalsuan dokumen 32 Sekdes menjadi CPNS.
Demikian yang diungkapkan Kapolres Luwu, AKBP Rudi Heru kepada Palopo Pos, Jumat siang kemarin. Dirinya mengakui kalau penetapan tersangka terhadap 32 sekdes itu dikuatkan dengan banyak fakta hukum.
"Kita menetapkannya sebagai tersangka dengan adanya fakta yang telah didapatkan. Tapi, kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," katanya.
Tindakan 32 sekdes tersebut dijerat dengan Pasal 263 sub Pasal 266, junto Pasal 55 ayat (1) ke- (1) e KUHP, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. Itu lantaran mereka menggunakan dokumen palsu dalam proses pengangkatan menjadi PNS dan begitu juga dengan pembuat dokumen itu. "Pembuat dokumen palsu dan penggunanya semua akan kita tindak sesuai dengan hukum yang berlalu.
Dikatakan Rudi Heru, kalau 32 sekdes itu bukanlah orang yang bekerja sebagai sekdes sebelumnya. Tapi mereka adalah masyarakat biasa. "Mereka kemudian terangkat menjadi PNS sebagai sekdes, hanya karena adanya dokumen palsu yang digunakan itu," tuturnya.
Salah satu dari 32 sekdes itu, lanjut Rudi Heru katakan, adalah seorang sailor atau pelaut. Saat ini dia terdaftar sebagai PNS dengan jabatan sekdes, namun dia tidak menjalankan tugasnya. Sebab orang tersebut masih aktif bekerja sebagai pelaut. "Inikan hal yang tidak boleh terjadi," ungkapnya.
Lanjut dikatakannya, kalau pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyelidikan untuk kasus itu. Tidak menutup kemungkinan, akan ada tersangka baru lagi dari kasus itu. Sementara terkait bukti-bukti yang didapatkannya itu, diambil langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta. "Untuk mengambil bukti-bukti, kita beberapa kali ke Jakarta," ucapnya.
Selain akan dikenakan hukuman, NIP 32 sekdes itu akan dibatalkan atau sama dengan mereka tidak akan lagi menjadi PNS. Hal itu saat ini juga berporses di BKN dan masih menunggu jawaban dari Bupati Luwu, Andi Mudzakkar kaitan historis terjadinya pemalsuan dokumen itu.
Untuk diketahui, Sekdes yang dijadikan tersangka itu merupakan usulan perbaikan data Sekdes yang diangkat pada tahap ke III. Itu diusulkan BPMD Luwu dengan nomor surat 141/153/III/BPMD dan ditandangani langsung Bupati Luwu, H Andi Mudzakkar pada 16 Maret 2009.
Pada pengusulan BPMD ke Kementerian Dalam Negeri itu terdapat 35 nama. Namun, pada Biro Kepegawaian Kemendagri tidak disetujui 3 nama. Sehingga yang diangkat menjadi PNS sisa 32 nama saja dan tersisa 3 Sekdes di Kabupaten Luwu yang tidak berstatus PNS hingga saat ini. (sms/ikh)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Ikut Kompetisi Tingkat Nasional
PALOPO---- Dua siswa SMANsa Palopo yang tampil pada English Competition Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Politekhnik Makassar, beberapa waktu lalu, lagi-lagi