Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Play Off Bola Diundur Lagi
BELOPA --- Panitia play off Pra Porda cabang olahraga (cabor) sepakbola yang sebelumnya menjadwalkan laga play off digelar pada bulan Januari ini, kembali molor hingga Februari nanti. Play off yang recananya diikuti oleh

INFOTAINMENT
Agnes Monica Resmi Dikontrak Label Internasional
Jakarta--- Setelah sekian lama, akhirnya Agnes Monica membuktikan ucapannya untuk benar- benar Go International. Hal itu dibuktikan dengan dikontraknya Agnes oleh label internasional. Kabar tersebut disampaikan

DARI REDAKSI
Sukses, Jalan Sehat Demi Indonesia dan Senam Dahlan Style di Palopo
Dua event yang digelar PALOPO POS pada 8-9 Juni 2013 akhir pekan kemarin, yakni Lomba Dance Gangnam Style serta Jalan Sehat Demi Indonesia & Senam Dahlan Style, berlangsung sukses dan meriah.

SKPD Minim PAD, Wali Kota Bilang Maaf Saja
Lebih-lebih Kalau Korupsi...

73 Ribu Kades Bisa Terjerat Korupsi
Maaf Saja...

MAKALE & RANTEPAO
Selasa, 03 Jul 2012, view 569 x
Warga Palian Tewas Dikeroyok
TANA TORAJA --- Dikeroyok 16 pemuda, Rivay, warga Lembang Palian, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, tewas, baru-baru ini, sekitar pukul 23:00 Wita. 16 pelaku yang diduga turut bersama-sama melakukanpenganiayaan telah meringkuk di sel tahanan Polres Wajo. Pasca peristiwa pembunuhan yang
menghebohkan warga Bittuang ini, sejumlah aparat kepolisian dari Polres Tana Toraja, masih bersiaga di lokasi kejadian untuk mencegah tindakan balas dendam
dari keluarga korban.
Versi polisi, hingga Minggu, 1 Juli 2012, kemarin, situasi di
tempat kejadian masih kondusif.
''Situasinya masih kondusif, polisi
masih bisa menguasai keadaan,” ujar Kapolres Tana Toraja, AKBP Yudi AB
Sinlaeloe, melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Serse), AKP Alexander Hailitik, kemarin.
Menurut dia, polisi terus melakukan
pendekatan kepada keluarga korban maupun masyarakat setempat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan, yang kemudian menimbulkan masalah hukum baru. Kasus
pembunuhan tersebut sudah ditangani polisi. Polisi juga sudah
berhasil menangkap pelaku utama pembunuhan berinisial HY serta belasan pemuda
lainnya yang diduga ikut serta melakukan penganiayaan terhadap korban dan
pengrusakan rumah, sepeda motor, serta peralatan bengkel milik salah satu warga
desa di sekitar lokasi kejadian.
''Kami mengimbau kepada masyarakat
untuk tidak terprovokasi, kasusnya sudah kami tangani, biarkan polisi bekerja sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pinta Alexander.
Himbauan yang sama juga datang dari
Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, yang juga berasal dari Bittuang. Dia
mengimbau pihak keluarga korban dan warga lainnya untuk tidak melakukan tindakan yang bisa menimbulkan masalah baru.
“Saya mengajak semua keluarga tetap
tenang dan percayakan penanganan kasus pembunuhan ini pada proses hukum yang sementara berjalan di Polres Tana Toraja. Jangan sampai kita terprovokasi oleh
isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” tegas Welem.

Motif Ketersinggungan

Menurut hasil pemeriksaan sementara
polisi, kasus pengeroyokan yang berakhir dengan korban jiwa itu, bermotif ketersinggungan antara pelaku HY, dengan adik korban bernama Endi. Kronologisnya,
pada Jumat, 29 Juni, siang, HY datang memperbaiki sepeda motornya di bengkel motor milik Endi. Pelaku lainnya yang berinisial AL, yang merupakan sopir truk,
lewat di depan bengkel. Namun karena di depan bengkel kondisi jalan macet, AL
lalu turun menegur Endi, karena dianggap sebagai biang kemacetan. Sempat terjadi adu mulut antara AL dan Endi.
Pada malam harinya, sekitar pukul
20:00 Wita, HY datang menemui Endi dengan maksud untuk meminta maaf atas peristiwa cekcok mulut yang terjadi pada siang harinya. Namun Endi malah
memukul HY menggunakan sandal. Merasa diperlakukan kasar, HY lalu pulang dan memanggil teman-temannya. Sekitar pukul 22:30 Wita, HY bersama 15 rekannya datang melempari rumah Endy dan merusak peralatan bengkel. Mendengar suara
gaduh di bengkel, korban Rivay yang juga kakak kandung Endy, keluar rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi di rumah adiknya. Berdasar cerita pelaku, korban
Rivay membawa parang dan sempat menyerang pelaku. Melihat HY diserang oleh
korban, pelaku lainnya langsung memukul korban hingga korban jatuh.
“Ada 16 warga yang sudah kita
amankan. Mereka kita duga kuat sebagai pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban Rivay tewas,” tegas AKP Alexander, kasat reskrim Polres Wajo.(cr1/ary/d)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Ikut Kompetisi Tingkat Nasional
PALOPO---- Dua siswa SMANsa Palopo yang tampil pada English Competition Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Politekhnik Makassar, beberapa waktu lalu, lagi-lagi