Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Play Off Bola Diundur Lagi
BELOPA --- Panitia play off Pra Porda cabang olahraga (cabor) sepakbola yang sebelumnya menjadwalkan laga play off digelar pada bulan Januari ini, kembali molor hingga Februari nanti. Play off yang recananya diikuti oleh

INFOTAINMENT
Agnes Monica Resmi Dikontrak Label Internasional
Jakarta--- Setelah sekian lama, akhirnya Agnes Monica membuktikan ucapannya untuk benar- benar Go International. Hal itu dibuktikan dengan dikontraknya Agnes oleh label internasional. Kabar tersebut disampaikan

DARI REDAKSI
Sukses, Jalan Sehat Demi Indonesia dan Senam Dahlan Style di Palopo
Dua event yang digelar PALOPO POS pada 8-9 Juni 2013 akhir pekan kemarin, yakni Lomba Dance Gangnam Style serta Jalan Sehat Demi Indonesia & Senam Dahlan Style, berlangsung sukses dan meriah.

SKPD Minim PAD, Wali Kota Bilang Maaf Saja
Lebih-lebih Kalau Korupsi...

73 Ribu Kades Bisa Terjerat Korupsi
Maaf Saja...

BERITA UTAMA
Rabu, 04 Jul 2012, view 342 x
Pergi Melaut, Pulang Jadi Mayat
PALOPO --- Mayat Lamade alias Dg Parumpe, 51 tahun, langsung dibawa ke Kecamatan Burau, Luwu Utara, Selasa 3 Juli 2012, malam tadi, sekitar pukul 21:00 Wita.Tidak ada yang bisa menebak kapan ajal akan menjemputnya. Begitu juga dengan Lamade alias Dg Parumpe, 51 tahun. Bapak sembilan anak itu sudah ditemukan tidak bernyawa di atas perahunya yang saat itu sedang menjaring ikan di perairan teluk Bone, Selasa 3 Juli 2012, sekitar pukul 16:00 Wita.
Seperti biasanya, Lamade bersama 10 orang teman dan keluarganya pergi melaut dengan memakai perahu yang bisa memuat 11 orang.
Perahu yang mereka tumpangi kemudian bergerak ke tengah. Lamade disebutkan duduk di tengah-tengah perahu. Jaring para nelayan pun beraksi mengambil ikan.
Usai jaring ikan banyak-banyak yang mencapai 10 basket, para nelayan kemudian melepas lelah, namun mereka tetap dalam satu perahu.
Korban sendiri disangkanya tertidur pulas di atas perahu tersebut.
Setelah ditelisik dan diperiksa oleh nelayan lainnya, Lamade sudah tidak bernyawa lagi. Alangkah kagetnya mereka. Teriakan pun menggema, padahal posisi perahu masih di tengah laut, tepatnya perairan teluk Bone.
Salah seorang di antara nelayan kemudian menelepon ke keluarga dekatnya di Jalan Abd Daeng Mapuji, Kelurahan Ponjalae. Keluarga almarhum yang dihubungi bernama Ahmad.
Dari balik telepon genggamnya Ahmad diinformasikan bahwa Lamade sudah meninggal dan dalam perjalanan ke darat.
Ahmad, saat dihubungi malam tadi, menyebutkan bahwa kondisi Lamade ketika hendak melaut bersama dengan nelayan lainnya dalam kondisi sehat dan tidak memperlihatkan gejala sakit.
''Saya tidak menyangka kalau Lamade akan meninggal. Sebab tidak ada tanda-tanda. Dia pergi bersama 10 orang, yang masih termasuk keluarga. Kemudian pada sekitar pukul 16:00 Wita, saya mendapat telepon yang mengabarkan kalau dia telah meninggal," ujar Ahmad, saat melepas mayat sepupunya dengan menggunakan mobil ambulance.
Ahmad menambahkan, Lamade kemudian dibawa pulang ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Palopo. Mereka tiba di TPI sekitar selesai salat magrib. Kemudian dibawa ke rumah keluarganya yang dekat dengan TPI, Jalan Abd Daeng Mapuji, Ponjalae. Lamade meninggalkan seorang istri dengan sembilan orang anak.
Yang menarik dari kasus ini, karena aparat kepolisian hendak melakukan otopsi mayat untuk mengetahui penyebab kematian korban, namun keluarganya disebutkan menolak.
Keluarga korban di Palopo kemudian menandatangani pernyataan, kalau pihak keluarga tidak memerlukan otopsi dari pihak kepolisian. Surat pernyataan itu disodorkan Babinkantibmas Ponjalae, Aiptu Lasimen. Hal itu dilakukan karena pihak kepolisian tidak mau dituntut dikemudian hari. "Ini dilakukan jangan sampai dikemudian hari, pihak keluarga menuntut kematian ini, sehingga kepolisian punya bukti jika itu terjadi. Kami menginginkan otopsi untuk mengetahui betul penyebab kematian itu. Tapi, kalau pihak keluarga tidak mengijinkannya, maka tidak ada masalah," kata Aiptu Lasimen.
Kematian Lamade itu sempat menghebohkan warga Ponjalae. Sebab, beredar kabar yang mengatakan bahwa terdapat mayat ditemukan di TPI. Malam itu juga Kapolsek Wara beserta anggotanya datang meninjau lokasi kejadian. Namun kabar itu kurang benar. Sebab, bukan mayat ditemukan, namun hanya meninggal di atas perahu.(mg2/ary/t)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Ikut Kompetisi Tingkat Nasional
PALOPO---- Dua siswa SMANsa Palopo yang tampil pada English Competition Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Politekhnik Makassar, beberapa waktu lalu, lagi-lagi