|
|
PAGE VIEW |
|
| OLAHRAGA |
|
Dispora Bentuk Klub Pelajar PALOPO-- Ajang pencarian bibit di berbagai cabang olahraga mulai dilakukan Pemerintah Kota
(Pemkot) Palopo, dengan membentuk klub olahraga pelajar yang dinaungi Dinas Pemuda dan
Olahraga (Dispora).
|
|
| INFOTAINMENT |
|
Marcopolo Suguhkan Guinnes Night Party PALOPO-- Ingin merasakan suguhan party yang lebih seru? Marcopolo Club tempatnya. Pasalnya,
Sabtu malam besok, 25 Mei 2013, Marco bakal menyuguhkan event yang spektakuler bertajuk |
|
| DARI REDAKSI |
|
Palopo Pos Gelar Jalan Sehat dan Senam Dahlan Style SURAT kabar harian Pagi PALOPO POS yang dinaungi Harian Fajar merupakan bagian dari Jawa
Pos Group ikut bertanggungjawab mewujudkan gerakan Demi Indonesia Sehat. Oleh karena itu,
Palopo Pos dan Group Fajar |
|

Aturan Permendagri Bikin Malas DPRD Melancong
Kalau Konsultasi Rajin...
Unanda Konsultasi ke Dahlan Iskan
Sekaligus Melancong...

|
|
|
Jumat, 20 Jul 2012, view 161 x
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Besok RMB Tarawih Bersama Warga Muhammadiyah
|
|
|
PALOPO--- Wakil Walikota Palopo, H Rahmat Masri Bandaso (RMB), terlihat salat tarawih bersama
dengan warga Muhammadiyah, tadi malam.
Bakal calon (balon) walikota Palopo periode 2013-2018 ini, begitu khusyu melaksanakan ibadah tarawih pertama di Masjid Al Awwabin Muhammadiyah, Kelurahan Batupasi, Palopo.
RMB tiba di masjid tersebut sekira pukul 19.30 Wita di dampingi istrinya Hj. Nurlinda Sabani SE, MM.
Saat tiba di masjid, mereka langsung melaksanakan salat isya bersama warga Muhammadiyah lainnya.
Setelah salat isya, RMB didaulat untuk menyampaikan ceramah.
Dalam ceramahnya, RMB mengatakan bahwa perbedaan itu adalah hal yang biasa untuk menuju ke jalan yang lebih baik.
''Yang paling penting adalah menghargai perbedaan itu,'' katanya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah Kota Palopo agar tetap menghargai keputusan pemerintah terkait penentuan awal Ramadan tahun ini.
''Saya berharap agar kita semua tetap menghargai keputusan pemerintah terkait penentuan awal Ramadan,'' katanya.
Setelah menyampaikan ceramahnya, RMB melakukan salat tarawih yang dipimpin oleh Imam, Ustadz Syahrir yang juga dosen STIE Muhammadiyah Palopo.
Selain masjid Masjid Al Awwabin Muhammadiyah yang melaksanakan salat tarawih, juga di Masjid Akbar Kelurahan Penggoli, Wara Utara, Masjid Nurul Yaqin, Kompleks Merdeka, dan Masjid Al-Khaeriyah, Jl We Cudai.
SABTU PUASA
Pemerintah akhirnya menetapkan 1 Ramadan jatuh, pada hari Sabtu, 21 Juli besok.
Pengumuman ini disampaikan langsung Menteri Agama, Suryadharma Ali, tadi malam.
Penetapan ini dilakukan setelah Kementerian Agama (Kemenag) merangkum seluruh laporan ahli rukyat yang disebar di sejumkah daerah. Hasilnya, tidak ada satu pun perukyat yang melihat adanya hilal.
''Hasil laporan rukyat di seluruh wilayah Indonesia menyebutkan, bahwa tidak ada yang melihat hilal," terang Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Ahmad Jauhari saat membacakan hasil laporan ahli rukyat dari seluruh Indonesia di dalam sidang Itsbat di Gedung Kementerian Agama (Kemenag), Thamrin, Jakarta, Kamis, 19 Juli kemarin.
Dengan pertimbangan di berbagai tempat hilal tidak bisa dilihat, lanjut Ahmad, maka 1 Ramadan jatuh pada 21 Juli 2012 Masehi. "Tentunya ini berdasarkan pengamatan berbagai pihak tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali menambahkan, pihak yang telah menguraikan posisi hilal bukan saja dari Indonesia, akan tetapi juga berbagai negara. Untuk Indonesia, lanjut Menag, sebagaimana tahun lalu, setiap menjelang awal Ramadan, kemenag memerintahkan kanwil dan kantor Kemenag kabupaten/kota untuk melakukan rukyat hilal.
''Maka dengan rukyat tersebut dapat melakukan pengamatan hilal.Namun, kami tetap mengharapkan tanggapan yang disampaikan oleh organisasi Islam lainnya,'' tambahnya.
Ramadan Harus Kompak
Salah satu ormas Islam , Wahdah Islamiyah, meminta kepada pemerintah untuk dapat menyatukan pandangan dalam penentuan 1 Ramadan di Indonesia.
Pasalnya, hingga saat ini Indonesia kerap memiliki pandangan berbeda antara kelompok yang satu dengan yang lainnya.
"Masalah ini harus ditanggapis serius. Kita belum mampu menemukan titik temu dalam penyatuan pandangan ini. Hal ini tidak boleh dibiasakan. Ke depan harus ada keputusan yang sama dalam menentukan 1 Ramadan," ungkap salah seorang perwakilan Wahdah Islamiyah saat memberikan tanggapan di sidang Itsbat di Gedung Kemenag, Thamrin, Jakarta, Kamis, 19 Juli kemarin.
Menurutnya, hanya umat Islam di Indonesia ada perbedaan pandangan dalam menentukan 1 Ramadan. Di negara lain, lanjut dia, meskipun terbagi beberapa kelompok Islam, namun dalam menentukan 1 Ramadhan selalu kompak dan satu pandangan.
''Ini harus diperhatikan, harus mengupayakan penyatuan pandangan ini,'' imbuhnya.
Dengan kondisi tersebut, diusulkan bahwa pelaksanaan sidang Itsbat tahun depan sebaiknya dilakukan secara tertutup. Sehingga diharapkan, dapat lebih menyatukan pandangan antarumat Islam di Indonesia. (mg4/jpnn/uce/t)
|
|
INDEKS RUBRIK |
|
KREATIVITAS SEKOLAH |
Pendaftaran Siswa Baru Mulai 10 Juni PALOPO-- Siswa yang baru saja menyelesasikan studynya di tingkatan SMP yang berniat untuk
melanjutkan pendidikannya di jenjang SMA dan memilih SMANet Palopo untuk melanjutkan
pendidikannya, |
|
|