Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Play Off Bola Diundur Lagi
BELOPA --- Panitia play off Pra Porda cabang olahraga (cabor) sepakbola yang sebelumnya menjadwalkan laga play off digelar pada bulan Januari ini, kembali molor hingga Februari nanti. Play off yang recananya diikuti oleh

INFOTAINMENT
Agnes Monica Resmi Dikontrak Label Internasional
Jakarta--- Setelah sekian lama, akhirnya Agnes Monica membuktikan ucapannya untuk benar- benar Go International. Hal itu dibuktikan dengan dikontraknya Agnes oleh label internasional. Kabar tersebut disampaikan

DARI REDAKSI
Sukses, Jalan Sehat Demi Indonesia dan Senam Dahlan Style di Palopo
Dua event yang digelar PALOPO POS pada 8-9 Juni 2013 akhir pekan kemarin, yakni Lomba Dance Gangnam Style serta Jalan Sehat Demi Indonesia & Senam Dahlan Style, berlangsung sukses dan meriah.

SKPD Minim PAD, Wali Kota Bilang Maaf Saja
Lebih-lebih Kalau Korupsi...

73 Ribu Kades Bisa Terjerat Korupsi
Maaf Saja...

WALMAS
Sabtu, 13 Apr 2013, view 199 x
Hasanuddin: Banyak Kades Belum Paham Tupoksi
Inspektorat Periksa Empat Desa di Walenreng
WALMAS---Setelah lima desa di Kecamatan Walenrang, yakni Desa Bara Mamase, Desa Tombang, Desa Saragi, Desa Walenrang dan Desa Kaliba Mamase (Kalmas) yang diperiksa Laporan Pertanggu Jawaban (LPJ) Alokasi Dana Desa (ADD) dan adiminitrasi desa. Kini giliran empat desa, yakni Desa Lalong, Desa Batusitanduk, Desa Harapan dan Kelurahan Bulo, yang diperiksa Inspektorat Kabupaten Luwu.

Sekira pukul 09: 00 Wita pagi kemarin, tim Inspektorat yang beranggotakan lima orang tiba di Desa Lalong, di situ sudah menunggu tiga Kepala Desa (Kades) dan satu lurah masing-masing Kades Lalong, Tandi Sarira, Kades Harapan Drs Solihin, Kades Batusitanduk, Nurdin dan Lurah Bulo, Welber Ekke SPI.

Tanpa banyak tanya, tim pemeriksa yang dikoordinatori Hasanuddin Attas, langsung menuju ruangan dan memeriksa satu persatu LPJ ADD serta adiminitrasi data desa empat Kades.

Hasanuddin Attas, kepada Palopo Pos, mengatakan, setelah memeriksa lima desa dan berlanjut ke empat desa, seperti yang disebut tadi, ternyata masih banyak Kades yang belum paham Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).

Antara lain sebut dia, Peraturan Desa (Perdes) masih banyak yang melenceng dari aturan, seperti pungutan-pungutan di desa banyak yang tidak terakomodir. Harusnya kata dia, potensi yang ada di suatu desa, seperti sungai dan hasil alam lainnya yang mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibuatkan Perdes tentang pungutan.

Namun hal tersebut ternyata belum diindahkan. Padahal, jauh hari sebelumnya, Inspektorat sudah memberikan contoh-contoh berkas mengenai kegiatan yang disahkan untuk diberlakukan pengutan dan kegiatan yang tidak diperkenangkan dipungut biaya.

"Ternyata masih banyak Kades yang belum paham tupoksi, seperti aktivitas galian tambang C yang beroperasi tidak dipungut biaya ini kan mubazir, kalau Kadesnya cerdas pasti bisa menambah PAD. Kami juga heran kenapa bisa sampai seperti ini, padahal kami semua sudah berikan buku catatan yang di dalamnya sudah mencakup LPj ADD dan Adiminitrasi serta Tupoksi Kades supaya diisi tapi toh masih banyak yang belum mengindahkannya," katanya, usai memeriksa sore kemarin.

Agar semua Kades bisa menjalankan tugasnya dengan baik, maka Inspektorat berencana akan mengumpulkan semua Kades dan diberikan penyegaran. Sebab, keberhasilan dan kemajuan suatu desa terletak pada kinerja Kades dan aparatnya.

Terkait dengan pemeriksaan LPj ADD dan adiminitrasi data desa, khusus di Kecamatan Walenrang, sudah dinyatakan klop. Hasil pemeriksaan ini, masih kata dia, akan menjadi dasar untuk dilaporkan ke Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu.

"Kecamatan Walenrang kami nyatakan sudah rampung, sekembali dari Walmas, hasil dari pemeriksaan selama empat hari ini akan kami laporkan ke pimpinan," tutupnya. (ded/sms/d)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Ikut Kompetisi Tingkat Nasional
PALOPO---- Dua siswa SMANsa Palopo yang tampil pada English Competition Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Politekhnik Makassar, beberapa waktu lalu, lagi-lagi