Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Play Off Bola Diundur Lagi
BELOPA --- Panitia play off Pra Porda cabang olahraga (cabor) sepakbola yang sebelumnya menjadwalkan laga play off digelar pada bulan Januari ini, kembali molor hingga Februari nanti. Play off yang recananya diikuti oleh

INFOTAINMENT
Agnes Monica Resmi Dikontrak Label Internasional
Jakarta--- Setelah sekian lama, akhirnya Agnes Monica membuktikan ucapannya untuk benar- benar Go International. Hal itu dibuktikan dengan dikontraknya Agnes oleh label internasional. Kabar tersebut disampaikan

DARI REDAKSI
Sukses, Jalan Sehat Demi Indonesia dan Senam Dahlan Style di Palopo
Dua event yang digelar PALOPO POS pada 8-9 Juni 2013 akhir pekan kemarin, yakni Lomba Dance Gangnam Style serta Jalan Sehat Demi Indonesia & Senam Dahlan Style, berlangsung sukses dan meriah.

SKPD Minim PAD, Wali Kota Bilang Maaf Saja
Lebih-lebih Kalau Korupsi...

73 Ribu Kades Bisa Terjerat Korupsi
Maaf Saja...

WALMAS
Rabu, 18 Jul 2012, view 170 x
Dinkes Temukan Obat Label Merah
WALMAS -- Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Polisi Pamong Poraja (Sat Pol- PP), Kabupaten Luwu, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap Makanan dan Minuman (Mamin) di Pasar Karetan, Selasa 17 JUli, pagi kemarin.
Selain menyidak Mamin yang sudah mati masa berlakunya (ekspayer, red), tim yang tergabung tujuh orang juga menyidak para penjual obat-obatan. Dalam Sidak ditemukan sejumlah obat berlabel merah dan biru yang diperjual belikan pedagang di Pasar Karetan.
Tak hanya itu, juga ditemukan sejumlah pedagang yang menjual Mamin yang ekspayer.
Kepala UPTD Instalasi dam Farmasi, Dinkes Luwu, Aldo S Si, A Pt, selaku Ketua Tim 1 Dinkes, kepada Palopo Pos mengatakan obat-obatan yang berlabel merah biru marak beredar di Walmas. Buktinya setiap hari pasar baik di Karetan, Batusitanduk maupun di Lamasi, hampir secara keseluruhan pedagang menjual obat yang berlabel merah dan biru.
Padahal, dimana diketahui, kata Aldo, obat yang berlabel seperti yang disebut, hanya boleh di perjual belikan di apotik.
Sedang untuk Mamin, pihaknya telah menginstruksikan kepada semua pedagang bahan campuran untuk tidak menjual barang atau minuman yang sudah habis masa berlakunya. "Khusus untuk obat yang berlabel merah dan biru masuk dalam kategori obat keras dan tak boleh diperjual belikan sembarang. Obat seperti ini hanya boleh dijual di apotik karena memang ada apoteker yang mengetahui dosis atau kadar penggunaan dari obat ini. Untuk Mamin sebenarnya memang ada ditemukan yang kadaluarsa tapi menurut pedagang barang ekspayer itu sudah tidak dijual ke masyarakat," kata Aldo, di sela-sela sidak.
Masih kata dia, sidak ini sifatnya pembinaan sehingga para pedagang yang didapat menjual obat yang berlabel merah dan biru, masih sebatas diberikan peringatan. Namun demikian, jika nantinya ketahuan masih menjual obat berlabel merah dan biru, maka Dinkes akan akan memberi sanksi dengan menyita semua barang pedagang. "Kita sudah buatkan surat pernyataan dan ketika surat ini dilanggar maka semua barang pedagang akan kami sita secara paksa," tegasnya.
Kasi PPNS Satpol PP, Supri S Sos, menambahkan, Satpol PP yang mendampingi tim Dinkes, turut memberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua pedagang setiap dilakukan Sidak. Tujuannya agar masyarakat atau pembeli bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya keracunan, baik yang diakibatkan obat-obatan maupun Mamin. "Bukan hanya pedagang di pasar yang kami sidak, tetapi swalayan-swalayan besar di Walmas, juga kami sidak," jelasnya. (ded/him/d)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Ikut Kompetisi Tingkat Nasional
PALOPO---- Dua siswa SMANsa Palopo yang tampil pada English Competition Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahasa Politekhnik Makassar, beberapa waktu lalu, lagi-lagi